Bisnis Digital marketing

Wednesday, June 22, 2016

Manusia-Manusia Trotoar

Manusia-Manusia Trotoar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Pak, Bu, Mbak! Tolongin ibuku, Mas! Kumohon! Aku nggak bohong.”
Orang-orang masih saja lalu lalang melewati trotoar depan minimarket itu. Seorang gadis kecil semakin keras menangis sambil memeluk ibunya. Wajah ibunya tampak pucat. Keringat dingin mengucur deras dari wajah si gadis kecil. Sedari tadi ia berteriak meminta tolong kepada manusia yang berjalan melewati mereka berdua.
Namun tak ada yang mendengar, tak ada yang mau peduli.

Malam semakin menyergap, menyeringai di sudut-sudut hari. Semakin lama semakin gelap, namun gadis kecil masih saja merengek meminta bantuan.
“Tolong! Siapa aja yang punya hati. Ibuku sakit. Tolong, Pak, Bu!”
Suaranya sedikit demi sedikit hilang di telan malam. Sayup-sayup terdengar gigi ibunya yang bergetar di buai dingin dalam dekapan malam. Gadis kecil itu pingsan, sudah sedari tadi pagi ia belum makan. Dan belum ada satupun manusia yang datang, hanya untuk sekedar bertanya “Ada apa?”
Ibunya sudah tak membuka matanya lagi, badannya dingin, wajahnya pucat, darahnya berhenti, jantungnya sudah tak berdetak…
‘DIA SUDAH MENINGGAL’

Sang ibu pergi dalam keheningan malam. Sementara gadis kecil tertidur menggigil memegang perutnya yang berbunyi, memak
... baca selengkapnya di Manusia-Manusia Trotoar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sunday, June 19, 2016

THE FORENSIK OF FORGIVENESS, Part One

THE FORENSIK OF FORGIVENESS, Part One Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Banyak dari peserta saya, sebagian besar malah….sangat susah untuk memaafkan peristiwa / kejadian atau kesalahan masa lalu dan hal ini bisa berbagai macam bentuk, spt amarah terpendam, kekecewaan terpendam, kesedihan terpendam, benci, dendam dll. Hebatnya lagi semuanya ini bisa tersimpan tahunan, puluhan tahun bahkan sampai sdh kembali ke Tuhan tetap menyimpan emosi spt itu !

Yuuk mari kita renungkan bukankah sebagian karakteristik Tuhan adalah Memaafkan, Mengasihi dan Menyayangi?…bagaimana sikap Tuhan terhadap mahluk ciptaannya yg tadinya diciptakan dalam kondisi suci…..ketika kembali dalam kondisi belepotan kotoran yang disimpan dalam bentuk emosi2 negatif spt itu ! Sedangkan sebagian besar kotoran ini adalah dampak dari emosi2 antar manusia !

Masih kental dalam ingatan saya ketika masih kecil pertama kali mandi sendiri keluar dari kamar mandi..di cek sama sang ibu..masih ada kotoran / belum bersih disuruh kembali utk mandi kedua kalinya !………bayangkan kalau kita kondisi kotor begitu mengh
... baca selengkapnya di THE FORENSIK OF FORGIVENESS, Part One Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sepatu Sang Raja

Sepatu Sang Raja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang raja berjalan kaki melihat-lihat keadaan ibu kota. Di jalan depan istana, kakinya terluka karena menginjak batu tajam.

?Jalan di depan istana ini sangat buruk. Aku harus memperbaikinya,? begitu pikirnya.

Maka, Sang Raja segera merumuskan proyek untuk memperbaiki jalan di depan istana itu. Ia ingin jalan itu dilapisi dengan kulit sapi terbaik, agar siapapun yang melewatinya tidak terluka. Persiapan mengumpulkan sapi-sapi di seluruh negeri dilakukan.

Di tengah kesibukan luar biasa itu, seorang pertapa menghadap raja dan berkata, ?Wahai Paduka. Mengapa Paduka mengorbankan sekian banyak kulit sapi untuk melapisi jalan tersebut, padahal yang Paduka perlukan hanya dua potong kulit sapi untuk sepatu yang berfungsi melapisi telapak kaki Paduka??


... baca selengkapnya di Sepatu Sang Raja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wednesday, June 8, 2016

Zawia

Zawia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Mungkin lima hari sudah tank-tank merkava itu berjejer rapi di ujung jalan Ash-shabah, tetap berdiri angkuh di antara terik matahari yang begitu panas dan sentuhan dingin saat malam menjelang.

Pagi ini, di balik kaca jendela rumahku yang masih nampak berembun, kembali aku perhatikan dengan seksama tank-tank itu berlagak sombong dengan corongnya yang digerakkan ke kanan dan ke kiri oleh orang-orang hitam berbaju loreng.
Akhir-akhir ini, aku begitu leluasa untuk melihat dengan jelas semua itu. Karena memang, rumahku ini berada tepat di pinggir jalan Ash-shabah, lima ratus meter dari persimpangan jalan Ash-shabah dan Arafat, tempat tank-tank itu berjejer menantang hari.

Di rumahku kini, aku hanya hidup berdua dengan kakakku, Emir namanya. Dan ketika kutanya perihal Abi dan Umi, ia selalu menjawab dengan jawaban yang sulit aku mengerti, “Abi dan Umi sedang ada janji dengan malaikat, dek…” begitu, selalu jawaban kak Emir di setiap kali ku tanya tentang Abi dan Umi yang tiba-tiba saja menghilang entah kemana sejak dua tahun lalu, sejak usiaku masih menginjak tahun kelima.

Hampir di setiap pagi, kak emir mengernyitkan dahi, manahan amarah di antara siaran telev
... baca selengkapnya di Zawia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu